Akulturasi Psikologis

Akulturasi adalah proses sosial yang timbul ketika suatu kelompok manusia dengan kebudayaan tertentu bertemu dengan suatu unsur dari budaya asing. Kebudayaan asing tersebut lambat laun akan diterima dan diolah ke dalam kebudayaan tersebut tanpa menghilangkan unsur kebudayaan  asli datri kelompok itu sendiri. Namun dalam akulturasi, kebudayaan yang masuk tidak harus selamanya berasal dari kebudayaan negara luar, akulturasi bisa saja terjadi karena masuknya kebudayaan dari suku lain

Akulturasi merupakan sebuah istilah dalam ilmu Sosiologi yang berarti proses pengambil alihan unsur-unsur (sifat) kebudayaan lain oleh sebuah kelompok atau individu.

Secara garis besar ada dua faktor penyebab akulturasi. Yaitu :

1. Faktor intern :

a. bertambah dan berkurangnya penduduk

b. adanya penemuan baru

c. konflik yang terjadi dalam masyarakat

c. pemberontakan atau revolusi

2. faktor ekstern:

a. perubahan alam

b. peperangan

c. pengaruh budaya lain melalui difusi

Psikologi  berasal dari bahasa Yunani Psychology yang merupakan gabungan dan kata psyche dan logosPsyche berarti jiwa danlogos berarti ilmu. Secara harafiah psikologi  diartikan sebagal ilmu jiwa . Istilah psyche atau jiwa masih sulit didefinisikan karena jiwa itu merupakan objek yang bersifat abstrak, sulit dilihat wujudnya, meskipun tidak dapat dimungkiri keberadaannya

Pengertian Psikologi  menurut Muhibbin Syah (2001), psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku terbuka dan tertutup pada manusia baik selaku individu maupun kelompok, dalam hubungannya dengan lingkungan. Tingkah laku terbuka adalah tingkah laku yang bersifat psikomotor yang meliputi perbuatan berbicara, duduk , berjalan dan lain sebgainya, sedangkan tingkah laku tertutup meliputi berfikir, berkeyakinan, berperasaan dan lain sebagainya.

Jadi, akulturasi psikologis adalah suatu proses sosial yang timbul manakala suatu kelompok manusia dengan perilaku tertentu dihadapkan dengan unsur dari suatu perilaku asing. Perilaku asing itu lambat laun diterima dan diolah ke dalam perilakunya sendiri tanpa menyebabkan hilangnya unsur periaku kelompok sendiri. Singkatnya terdapat perpaduan antara perilaku sendiri dengan perilaku asing, tanpa menghilangkan unsur perilaku kelompok sendiri.

Source:

http://id.wikipedia.org/wiki/Akulturasi

http://belajarpsikologi.com/pengertian-psikologi/

http://id.wikipedia.org/wiki/psikologi

http://www.psychologymania.com/2012/06/faktor-yang-mempengaruhi-akulturasi.html

Dwi Permatasari Lutan

12510202

3pa02

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s